Untitled

Uncategorized No Comments »

Terkisah sebuah perjalanan hidup. Penuh galau dan terjangan dari berbagai arah yang menyesakkan, sempat membuat iman goyah oleh keikhlafan…Dan terbujur dengan kaku sebuah jawaban yang belum terjamah, terombang ambing tanpa arah dan jati diri menjadi titian yang berharga…Maka sekelebat pertanyaan yang sama merebak dalam asa insan, yang akhirnya  berlomba-lomba menyuarakan sebuah jawaban yang tidak pernah sama, hendak membangkitkannya di tengah kemungkaran, di tengah gelimang penyesalan, diantara keterlanjur-an berdosa…Keterpautan asa dan dilema yang bergejolak mengiringi sebuah perjalanan lain…sebuah perjalanan cinta. Mengenal, merasakan, merajahi seluruh logika, menyelimuti sebuah perasaan, menawarkan keagungan dunia yang terlihat berbeda dari sisinya. Semakin lama, perjalanan ini kian menuntun pengikutnya menuju ke berbagai arah, ada penjelejah akhirnya, ada penikmat semata, ada sandiwara semata…Sebuah kisah yang lama aku ketahui, dan yang aku cari hanyalah seorang yang tidak pernah mengeluh tentang hidup, sebab di dalamnya ada cinta yang abadi…Dijalannya akan kuhamparkan sebuah sajadah panjang beralaskan ketulusan agar pijakannya tak pernah keruh, di atasnya kupayungi kasih agar ia bisa membagi kesejukan fikiran dan batinnya, disamping kiri kanan-nya kutegakkan pembatas kerikil agar ia tak pernah merasakan sayatan kemunafikan dari para insan yang hanya berbalut nafsu belaka. Kuhargai ia seperti kuhargai udara. Dan insya Allah hanya ia satu-satunya yang akan percaya, bahwa aku tidak pernah menjadi pelakon dalam sandiwara cinta…Hendakkah kepercayaan karena kekayaan batinnya akan membawaku ke surga……………………………………

Long Distancejauhnya

Uncategorized No Comments »

Akupun nggak pernah befikir bakal dapat pacar jauhnya minta ampun… Banyak rintangan dan memang nggak ringan menjalaninya, ada saja pikiran yang nggak2..mislanya tiba2 Kita malah mikir, dia lagi ngapain-lg jalan sm sp, dll. Kita bahkan selalu mau tahu aja urusan dia. Cemburu atau egois itu porsinya serasa jadi lebih gede dibanding porsi yang seharusnya.
Pelan-pelan, aku yang belakangan hobi YM&Chat harus tahu diri, nggak usah diingetin. Sesuatu harus dibatasi. Yang terpenting sebenarnya bagi aku pribadi, adalah nggak melakukan sesuatu yang membuat pacar kita merasakan apa yang udah kita rasakan (dan perasaan tsb nggak enak!). Misalnya, ketika pacar kita cuekin kita karena keasyikan ngobrol sm tmnnnya–kita nggak usah balas nyuekin (coz kita udah rasa, rasanya g enak!), atau saat kita ngerasa was2 karena pacar kita tmn2nya banyak malah tukeran nomor hp pula—Qta g usah menambah daftar teman seheboh2 banget sambil masang nomor hp (sebab kita tahu rasanya juga g enak!)
Pelan tapi pasti, aku sedikit mengurangi hal-hal yang tadinya bebas aku lakukan, karena jomblo. Jauh….mengenai jarak, memang betul kita bisa saja ngelakuin apa aja tanpa perlu takut diintai, tapi balik lagi ke "rasa", bagaimana rasanya kalo pacar yang ingin kita percayai juga ada main di kota nun jauh di sana tanpa pengawasan kita? G enak?! Ya Iyyalllah…so, apapun yang kita kerjakan akan lbh baik klo kita bisa SADAR DIRI euy…Terlepas dari berapa besar kepercayaan yang sang pacar berikan ke kita, sebab itulah resiko alias harga mati  pacaran jarak jauh. Percaya seperti yang ingin kita percayai dan berlaku-lah agar layak dipercaya…

aQ menyesali diri sendiri

Uncategorized 8 Comments »

Pukul 09.00 pagi, aku baru ingat, bahwa aku memiliki janji untuk memindahkan sebuah dokumentasi dari mini dv yang akan di MPEG ke disc. Buru-buru aku segera bangkit dari gayaku yang santai di atas tempat tidur. Aku segera menemui ayahku dan menanyakan apakah dia hendak keluar pagi ini? Ternyata iya, jadi aku mengatakan padanya bahwa aku ingin ikut dan diantar sekalian ke PH. Ayahku mengangguk pelan. Jadi, untuk beberapa saat setelah mengganti pakaian aku kembali duduk di kamar sambil membaca buku novel Sang Pemimpi karya Andrei Hirata. Merasa waktu yang berjalan semakin cepat, aku segera kembali menuju kamar ayahku, ternyata beliau sudah tidak ada. Ibuku mengatakan bahwa ayah sudah berangkat ke rumah gubernuran bersama sopirnya…Aaarrgghhh…aku tertinggal, aku mengambil gagang telepon dan untuk beberapa saat terdengar nada I-Ring lagu Assslamualaikum dari Uje’,
Ayah    : "Ya halo?"
Aku    : "Pa, aku ditinggal nich? Khan tadi saya sudah bilang mo nebenk?"
Ayah    : "Lha….saya sudah dijalan ini.."
Aku    : "Tapi Papa tadi sudah janji…" (dengan nada ngotot)
Ayah    : "Iya…ya…sebentar kalo saya sudah sampai di rumah gubernur, om Said (sopir-red) saya suruh balik!"
Aku    : (Dengan senyum sumringah) "ok!"
Sambil menunggu, aku menelpon Wi2n (salah seorang pekerja PH), sambil menanyakan apakah pagi ini aku bisa mengambil dokumentasi milik seniorku itu seperti yang ia janjikan kepadaku. Dan Wi2n menjanjikan bahwa aku sudah bisa mengambilnya pagi ini. Beberapa menit kemudian, om Said datang, aku tidak membuang-buang waktu, segera aku berlalu dari rumah. Sesampainya di PH. aku langsung turun dan menemukan kantor dalam keadaan terkunci…Segera aku menelpon kembali Wi2n…dan katanya aku harus menunggu beberapa menit. Dengan BT aku duduk di ruang tunggu sekitar PH sambil membaca buku Andrei Hirata tadi. ternyata menit berubah menjadi sejam…Aku segera menelpon Y2n, menanyakan apakah sebentar dia bisa menemaniku memberikan dokumnetasi seniorku (K’Anda) di rumahnya? Karena aku tidak terlalu ingat arah rumah K’Anda. Dan ternyata Y2n mau saja menamaniku. Karena BT aku kembali menelpon Wi2n menanyakan berapa lama kepastian aku harus menunggu? Ternyata Om Nofri (orang yang memegang kunci PH) datang setelah makan siang…. Damn!
Maka aku segera menuju rumah Y2n. Setelah beberapa menit berbincang-bincang kecil, kami segera kembali menuju PH, begitu selesai sholat Dzuhur. Betul saja, sesampainya di sana, ternyata PH sudah terbuka, aku bahagia. Tapi….ternyata Wi2n sangat bodoh…kemarin ternyata dia meng-capture dokumentasi di komputer standar yang tidak punya CD-R dan software MPEG. Kulihat kapasitas dokumentasi itu ternyata 3G. Bagaimana harus memindahkan dokumentasi itu ke komputer Editing?? FD (Flash Disk-ku yang 4G yang biasanya ku bawa kemana-mana, sama halnya seperti aku harus menggunakan jam tangan, membawa hp, dan sebuah buku bacaan—barang wajib di bawa) dipinjam sama teman kampusku dan belum dikembalikan! Astaga!!!!! Satu-satunya cara hanya membuka HDD komputer standar dan di gandeng ke komputer editing, tapi itu terlalu ribet, atau dengan menemukan siapa saja yang memiliki HDD eksternal…Aku menelfon Wi2n dan menyuruhnya datang untuk membawa HDD eksternalnya. Tapi rupanya dia punya acara sendiri dan sekarang tidak lagi berada di rumah, sementara HDDnya ada di rumah.Tapi dia kembali berjanji bahwa ia akan datang ke PH untuk membawa HDDnya….
Aku dan Y2n kembali menunggu…Aku sempat kecewa, sebab kupikir hari minggu ini aku bisa menyelesaikan semuanya sampai siang dan kemudian kembali ke rumah lalu tidur (sebab, semalam kurang tidur) lalu sorenya bisa menepati janji untuk menjenguk Ibu sahabatku di R.S…tapi ternyata sepetinya tidak!!
Jam 14.12, aku dan Y2n mulai kelaparan, kami pergi ke warung bakso (langgananku yang ada di dekat PH), ternyata TUTUP!!! Astaga! Kemudian akhirnya aku naik becak menuju Rumah Makan.. Hampir setengah empat, aku dan Y2n kembali ke PH dengan perut kenyang…Tapi Wi2n tetap belum nampak! Aku dan Y2n mulai haus lagi…kami beli lagi minuman dan beberapa cemilan. Menunggu….Bergosip….sempat juga Pacarku menelpon beberapa kali.
Akhirnya, sudah sore benerrrr. Dengan perasaan galau dan sudah kondisi badan yang capek, aku mengusulkan pada Y2n, bagaimana kalau kita pulang saja ke rumahku dan mengambil HDD eksternal ayahku di rumah (catatan: sebelumnya aku sudah punya pikiran ini tapi, mengingat ayahku sangat sensitif dengan HDDnya maka, tekad ini sempat kuurungkan). Tapi….rumahku jaraknya tidak dekat. Harus beberapa kali menyambung angkot dan becak. Ongkos juga sisa 17ribu. Hehe…aku teringat uang 50ribu yang ada dilemariku, aku mengusulkan untuk naik taxi saja, dan di rumah baru dibayar…Begitu HDD dan ongkos Taxi sudah di tangan, aku menelpon sahabatku ; Maya, Anna, Fitri bahwa aku terpkasa membatalkan lagi janji untuk ke R.S (inilah pembatalan janji yang kedua kalinya, setelah kemrain juga tidak jadi karena hujan deras).Mereka memaklumi dan berjanji lagi BESOK PASTI JADI!! ^_^’
Sampai di PH, aku segera memindahkan hasil capture bodohnya Wi2n ke HDD dan segera di MPEG di komputer editing, lalu ekspor ke Disc. Selesai!
Sudah pukul 5sore mungkin…aku dan Y2n segara terjun ke rumah K’Anda dengan menggunakan becak. Di tengah jalan, K’Anda menelpon ke HP GSMku, dengan tergopoh-gopoh aku merogoh saku celanaku untuk mengambil HPku dan menerima telpon K’Anda menyakinkan beliau bahwa aku sudah berada di jalan menuju rumahnya. Sampai disana, aku menemukan keganjilan lain….ternyata aku lupa Mini dv–original dokumentasinya di PH!!! Hiks…hiks…hiks…Aku kembali ke PH dengan becak yang sama dan ‘menitip’ Y2n di rumah K’Anda (udah g enak bgt seh sm Y2n–pasti kecapean)..
Sampai di PH, aku kembali bingung…dimanakah HP GSMku?? Jadi dengan menggunakan HP CDMA-ku aku menelpon GSM,
Seorang cowok    : "Halo…halo…"
Aku (dengan keheranan) : "Halo….HPku…di mana kah kau ini?"
Seorang cowok    : "Ya ini, di rajawali (alamat rumah K’Anda)"
Aku        : "Oo..berarti aman dounk, ini dirumahnya K’Anda khan? (pikiranku ini suaminya K;Anda neh) Tunggu aku y!"
Seorang cowok    : "Kenapa, tadi bilang apa?"
Aku        : "Tungguka’ meka kembali ji ke rajawali…saya kira hilangki hpku"
Seorang cowok    : "Ok!"
Lega….akrhinya hari ini selsai sudah…pikirku…
Sampai durmah K’Anda, aku menunggu komentar suami K’Anda tentang telp tadi..tapi dia diam saja. (Nah Lho!!!), dengan hati-hati aku bertanya
Aku        : "Ka’…hpQ mana?"
Suami K’Anda    : "HP, hp yang mana?"
firasatku mulai nggak enak…
Aku        : "Lho, bukannya tadi Qta angkatki telpku? Sambil bilang adaQ di Rajawali…di rumahnya K’Anda?"
Suami K"Anda mulai kebingungan…(Aku apalagi)
Suami K’Anda    : "Wah…yang mana ya? Aku nggak angkat hp siapa-siapa"
Ya…ya…ya…ya….aku mulai keringat dingin, aku mulai cemas. Y2n dan K’Anda keluar dari kamar K’Anda sambil pasang wajah keheranan. Ternyata aku harus benar-benar menerima kenyataan ternyata aku memang sudah kehilangan HP GSM-Ku…Segera ku tukar nomor felxi pasca bayar dengan nomor flexi pra baya dan menelpon kembali nomor GSM…sudah tidak aktif! Fuck!! Lalu, aku berfikir siapa orang pertama yang harus aku kasih tahu tentang kehilanganku ini…tidak mungkin orang rumah (takut bho), jadi aku menelpon pacarku yang nun jauh di sana!! Kena omelan…yah, kena omelan dikit tapi aku merasa layak mendapatkannya…
Dengan tubuh yang letih, pikiran yang penat, duit yang terkuras banyak, wajah yang tebal debu, aku dudik lemas masih dengan senyum. Aku menanyakan di mana kamar mandi, dan segera mengambil air wudhu untuk menunaikan sholat maghrib…
Setelah itu aku dan Y2n pulang ke rumah Y2n. Y2n meminjamkan sebuah tas miliknya, sebab ia melihat ia hendak mengembalikan majalah dan novel yang dia pinjam dariku dan melihat aku terlalu banyak membawa barang-barang. Setelah itu aku pulang ke rumah dengan naik angkot!!!
Tidak ada duit yang tersisa… Habis bener 90ribu dalam sehari hanya untuk ongkos dan makan.
Sampai dirumah, aku langsung mandi dan tertidur dengan pulasnya…aku kecapean…
Pukul 9, aku mengirim sms ke pacarku dan mengatakan bahwa aku tidak bisa OL sebab, aku benar-benar letih…belum ada jawaban…Pukul 10 lewat, sms pacarku masuk dan menanyakan kenapa aku capek? Aku jawab karena bolak-balik. Ditanya lagi oleh dia, bolak-balik?, tidak ku jawab (karena sudah ketiduran). Dia sms lagi ‘alooo’…rupanya dia menunggu balasan sms-nya….dengan sisa tenaga yang ada ku jawab lagi "capek td, plg ke rumah, tapi balik lagi ke PH, truz ke rumah senior" (tidak sanggup aku menjelaskan semuanya, sementara aku sadar pacarku ini analisisnya tanggi dan membutuhkan jawaban yang konkrit). Setelah itu tidak ada lagi balasan apa-apa….hhh…aku tertidur pulas….
Dalam tidurku, aku merasa tidak marah. Tidak marah pada Wi2n yang gagal menepati janjinya, tidak marah pada pacarku yang mengomeliku dan harapan yang gagal bahwa dia akan mengirimi aku sms dengan kata-kata yang bisa menyemangati atau sedikit menghibur, tidak marah pada seorang cowok misterius yang ‘kebetulan’ menemukan HPku…Aku terlalu capek untuk marah atau kesali, terlalu capek untuk mengadu pada orang rumah tentang kehilangan hp. Aku sama sekali  tidak memiliki rasa  marah, atau kesal sebab, mungkin ini salah satu resiko  bila kita tulus melunasi tanggung jawab dan janji kita pada seseorang. Tapi aku tidak cukup capek untuk menyesali kebodohanku hari ini…

Pantai Losari

Uncategorized No Comments »

Salah satu ciri khas kota Makassar adalah Pantai Losari….Memang sech semua kota pasti punya pantai…nah apalagi kata Troy yg reze —> Makassar kasian y, cm punya 1 pantai…hehehe…Enak aj… Pantai di Makassar banyak koq Honey.. :P
Tp Pantai Losari itu beda, (dari mananya, coba?) (apana yg unik Sar?)..
Sabar…sabar….jadi gini y…Pantai Losari itu banyak menyimpan kenangan (ce ille, kenangan apa tugh ^_^’)…Ehm…kenangan waktu aQ masih kecil, truz nongkrong bareng keluargaQ…dan sampai sekarang situasi keluargaQ kalo lagi nongkrong di sana, g pernah berubah..ttp sm.. (sama apanya?) Sama…diem-diem melulu (hahaha)…Iyyya tucgh…keluargaQ klo ke sana suka dieeemmm melulu, truz mkn seuatu yg kebetulan lewat.. :P
udah ah…nich Qta lht aj Pantai Losari kayak apaan…
Losari

Jaman doloe…pantai Losari kayak gini model-na (sayang gambarnya udah g ad lg)…
Semua gerobak yang gede-gede majang di "etalase Pantai Losari" n hasilnya jadi kayak jualan yang panjang banget…meskipun smw jajajanan yang ditawarkan g jauh beda antar satu gerobak dgn gerobak lain, (plg2 nasi goreng-mie goreng-mie kuah-pisang epe-aneka juice, dll), Tp suasananya cozzy bwget, soalna bs kemek (makan) sambil liatin ombak…hhh adem…truz seringkali pengamen jg datang (nech mesti sabar2 menghadapi pengamen yg jumlahnya g sedikit)….hilir mudik pengunjung, suara bising kendaraan, suara sumringah banyak org, bnr2 memberi warna tersendiri..aQ suka :)
Tp g lama setelah itu, pinggiran pantai ludes!!! Yah…gerobak terpanjang itu udah pindah (tepatnya di gusur ke t4 yg menurut pemerintah lbh layak), pemerintah menyediakan lahan khusus (menutupi beberapa bagian lautan n mendirikan tenda-tenda untuk smw pemilik gerobak, kesannya jadi kayak cafe’ yg di pinggirnya ad tembok, jd g bs liat laut)…awalnya memang banyak protes yg datang, tp toch akhirnya pemindahan gerobak2 ini tetap terlaksana sampai menghilangkan taman bermain, yang awalnya adan ayunan, seloncoran, dll yang dulu menjadi tempat terfavorit semua anak2 kecil
. Pemindahan ini dilakukan dengan alasan…PK5 telah mencemarkan kondisi laut di Pantai Losari, karena sampah yang berserakan, dan sebagai penataan Pantai Losari yang lebih baik.
Seiring dengan perubahan yang terjadi. Semakin lama, justru perubahan itu kian marak…Beberapa diantaranya adalah pembuatan jembatan panjang yang membelah Pantai LosBagus_kok007ari menuju Daerah Tanjung (Mall GTC , MCC, dll)….Jembatan ini memang telah dirasakan keberadaannya, sebab jarak daerah tersebut yang tadinya jauh jadi lebih mudah dijangkau. Setelah jembatan dan lahan untuk Gerobak2 itu menutupi laut Pantai Losari, berikutnya adalah pembanungan Anjungan…Yang lagi-lagi menimbun lautan…Sambil membawa janji bukan untuk komersialisasi…tp katanya untuk masyarakat n keindahan Pantai Losari sendiri…Ternyata sampai sekarang, kenyataan yang terjadi tidak 100% benar!
Bagus_kok011_2

(Inti Pembicaraan)Tempat parkir untuk anjungan & lahan gerobak ttp ongkosssss, Gerobak yg dulu udah pindah, tp pencemaran di Laut justru semakin parrrahhh, Pemilik lcafe’/gerobak jg smkn banyak gulung tikarrr—semakin sepi sech sjk pindah lahan
—-, jembatan panjang yang membelah Lautan Pantai Losari dijadikan ajang prostitusi, soalna t4-nya gelap…Nah lho…menurut Qlian sp yg harus bertanggung jawab terhadap perubahan Pantai Losari sekarang??
aQ rindu sama suasana jajanan terpanjang sepnjang pesisiran Pantai Losari, keruwetan pengunjung, hilir mudik pengamen, dan makan Nasi Goreng sambil Liatin laut….

My Parents

Uncategorized 1 Comment »

Tahukah kau berapa banyak bait puisi yang selalu aku dendangkan setiap kali aku melangkah melewati pintu kamar kedua orang tuaku? Atau seberapa banyak doa
yang aku panjatkan setiap kali mataku berkedip spontan saat aku melihat kedua orang tuaku? Atau pun seberapa banyak harapan yang aku gantungkan di setiap
nafasku ketika aku menyebut kedua nama orang tuaku?
Sakit yang paling tidak bisa aku lupakan sampai kapanpun adalah ketika aku harus melihat tangisan kedua orang tuaku…
1999…Ayahku difitnah oleh kerabatnya sendiri, diberitakan bahwa ayahku yang tercinta telah mencuri perangkat PC…Dua orang manusia berjenis kelamin pria
dengan seragam Polisi "bertamu" tanpa senyum, matanya tajam menyeringai, duduk manis layaknya seorang perdana menteri. Minuman aku hidangkan tanpa
ikhlas, suaranya berat, … aku menunggu dari dinding kamarku, tiba-tiba aku mendengar suara berat nan parau itu berteriak, menggertak….aku keluar dari kamar, aku
melihat jari telunjuk kedua polisi teracung ke wajah ayahku….Aku marah, aku benci, aku memaki dalam hati,….tapi kesabaran ayahku yang tetap duduk tenang di
kursinya, meluluhkan emosiku…Dia tidak bersalah Tuhan….Ayahku adalah yang terbaik dari yang terbaik…Sampai polisi pamitan pulang, aku ingin meludahi
wajahnya yang tengik! Dengan "sopan", Polisi itu meminta beberapa rupiah saja untuk ongkos cape’ membentak dan sebagai ongkos jalan karena "diundang"
kerumahku…Dengan kedaaan ekonomi yang susah, ayahku tercinta celingak-celinguk merogoh kantong celananya, kemudian beliau berbalik ke arahku, kuserahkan
beberapa rupiah yang aku miliki……"itu uang jajanku utnuk besok Yah…." dalam hati, aku hanya menggumam….Kedua "tamu" itu pergi dengan biasa-biasa

saja……dalam hati aku kembali berkata,.."Jangan pernah acungkan jari telunjukmu ke ayahku, DI RUMAHKU SENDIRI!"…Aparat keamanan yang bobrok dan tidak

tahu malu! Wajah Indonesia!!!
2008…Ibuku tercinta….terkasih….perempuan terbaik yang pernah aku sayangi….Hacker atau Cracker membobol dua rekeningnya sekaligus….salah satunya adalah

rekening Yayasan Ayahanda tercinta yang selama ini digunakan untuk keperluan mulia oleh yayayasan…dan satu rekening investasi setelah bertahun-tahun Ayahku

bercucur keringat untuk masa depan aku dan saudara-saudaraku…Raib hanya dalam hitungan detik….Dan aku harus akui kehebatan, kelihaian, dan kecepatan

hacker/cracker di dunia cyber…cyber crime atau kejahatan di dunia cyber hukumnya belum pasti…masih tanggung 1000bahasa, tidak jua jelas, tapi dampak dari

hacking sungguh memilukan…Tangisan ibuku menyakiti hatiku yang terdalam, kugenggam tangannya sambil gemetar, ku berikan segelas air putih berharap bisa

menenangkan hatinya…tapi beliau tak juga tenang…JIka Ibu memang harus menangis di antara pilihanku….aku memilih ibu menangis karena kenakalanku, karena

dosaku…agar Tuhan memberi dosa besar pada hidupku, agar aku bisa melukai diriku sendiri, aku bisa mencakar wajahku, aku bisa meremukkan tulangku sendiri,

atau aku bisa menampar wajahku sendiri….tapi bila ia menangis karena seorang hacker/cracker…..bagaimana aku bisa meninju wajah seseorang itu…….Wahai

hacker/cracker seseorang yang tengah ditakuti oleh masyarakat dunia….seorang yang harus sangat bersyukur berkat kecerdasan dan kemampuan yang sangat

menganggumkan….Aku seorang mahasiswi STMIK, tidak pernah ragu mengakui betapa kerennya sosok seorang hacker/cracker dengan logika berfikir yang fantastis

tp subhanllah, sebenarnya telah melukai siapa saja yang menjadi korbannya….
Aku mohon Tuhan dengan amat sangat….jangan biarkan apapun dan siapapun mengusik kebahagiaan kedua orang yang paling aku cintai melebihi nyawaku

sendiri..Aku takkan pernah bisa menerima….

Guru—Ku

Uncategorized 3 Comments »

Tau nggak sich, akhir-akhir ini kalo nonton sinetron remaja sekarang, koq gue jadi sedikit prihatin sama pemeran dan tokoh yang dilakoni dalam sinetron tersebut, apalagi kalau tokoh yang dilakoni itu adalah seorang guru. Kebanyakan dalam sinetron remaja yang ceritanya masih SD sampe SMU, si guru digambarkan sebagai seseorang yang ‘idiot’lah, ‘tukang bersin’lah,’gagap’lah dan yang pasti gampang banget dimain-mainin sama tokoh-tokoh si murid.
Coba pikir, kenapa sech karakter seorang guru harus segampang itu diremehin dalam sebuah adegan. Ini memang kelihatannya sepele tapi sebenarnya membuat miris hati kita yang sadar betul akan peranan seorang guru dalam memajukan pendidikan di negara kita. Coba merem untuk beberapa saat, renungin diluar daripada demo-nya guru-guru untuk peningkatan taraf hidup mereka…bayangin bagaimana jasa-jasa mereka. Tau donk, ada juga guru yang rela nggak dibayar untuk menyalurkan ilmu mereka, bahkan ada juga si guru yang membangun sekolah untuk anak-anak jalanan di bawah kolong jembatan. Bukankah, jasa dan pengorbanan serta patriotisme seorang guru itu patut kita tinggikan kodratnya…bukannya merendahkan ‘gelar tanpa jasa’ itu dengan menciptakan sosok guru menjadi bahan ejekan dan memperlihatkan betapa bodohnya sang guru di mata murid-muridnya….
Benar-benar, suatu perkembangan yang tidak ’sehat’ untuk komsumsi para remaja dan anak-anak. Benarkah guru hanya terlihat sebagai figur yang jadul, bahan lawakan dan terbatas seperti yang ada di dalam sinetron-sinetron???

My New Frens @MIRC

Uncategorized No Comments »

Entah seja kapan tepatnya, aku juga kurang tahu. Tapi yg pasti, aku memulai masuk chat di MIRC yang udah lamaaaa banget aku tinggalin sejak masuk SMP Hahahaha….aku masuk lagi ke MIRC untuk chatting, g tahu jg dalam rangka apa dan dalam suasana apa..pokokxnya selama liburan ini, aku memang pengen cari teman ngonrol n ngerumpi doank…khan g mungkin nagajakin teman kampus OL melulu di YM, kadang2 jg pengen nelpon tmn2 yang lain, tp g tahu mau bahas apaan…jadi ya udah, masuk d ke MIRC. Pertama masuk biasa aj…paling dapat tmn baru, paling nanya asl pls, real name, kul ah…pokoknya pertanyaan standar-ala chat MIRC. Beberapa kota, aku udah masuk…mulai dari Makassar sendiri, Surabaya, Palembang, Bandung…lama-lama bosan juga, akhirya coba aja join di server gamesurge kota Jakarta…tapi, aku milih waktu mainnya malam2 aja. soalnya kalo siang n sore paling banter juga ketemunya cm sm anak2 SMA/SMP n banyak yg suka boong.
Lama2 chat mlm, aQ jadi tahu, klo banyak org yg BT n cari suasana baru kayak aQ…hehe…bahkan ad yang curhat segala….terasa dech, bedanya klo chat malam sm siang. Klo malam, yg jorok2 jarang kok, truz org2 sisa dikit, jd langsung tahu n hapal, mn nick yg rese n mn nick yg baek.
Kembali ke server gamesurge kota jakarta…bosan dengan PVC sm org2, aQ cb msk ke room aja, kebetulan waktu itu di room ada Tyas-Troy-Diaz-Luckyz-Us_girl-Kampret-Ganteng, Awalnya sich sempat dikerjain jg sm mereka…Tap yah bodoh amat, secara Qta g lihat wajah, jd tancap masuk room aj…hehehe…Lama-lama luluh juga tuch…jadi temenan degh, tukeran FS, tukeran nomor, sampe curhat-curhatan..akhirnya, besoknya lagi aQ ttp join di server yg sm n kota yg sama…ketemu lg sama mereka, nimbrung n agak asal sich…hehe..Akhirnya semakin lama semakin banyak, cek-percek si Kampret ganti nick jd Dodol, yang lainnya ttp bertahan dgn nick masing-masing. Sampe pelan-pelan muncul jg sich Cow_Sexy, Reguler, akrab jg tuch, truz masuk lagi si Gillanxx, hmm…smkn rame n smkn ancur, lama-lama Qta kenal jg si Jenry, Lero_seta. Akhirnya jadi kompak semua. Kalo ada yang ganggu aku, tmn-tmn baruQ ini dengan senang hati membantu, g blh ada jorok sm aQ, coz aQ khan cewek, mereka smw baek bgt. walaupun sempat aQ sm ganteng (usut punya usut dia ganti nick jd cow_baek) sempat berantem di PVC, gara2x dia smpt jorok—-truz—–aQ bawa jd pembiacaraan yg positif macam sex education, tp si Troy salah sangka, akhirnya berantem tuch….smpat emosi beneran…hahahaha…pdhl aQ sm Ganteng dah asyik n udah g jorok…truz Tyas——wah…ini yang paling sangar waktu ngehajar si ganteng…heheh. Ketahuan degh klo Tyas hobi berantem..hehhe…Nah nanti baru aQ ajak teman aQ si Yea untuk gabung di MIRC, Qksh tahu server n kotanya, awalnya Yea sempat mo dplonco sgl, tp Qkasih tahu tmn2Q di room, klo Yea tuch tmnQ….
Lama-lama aQ mulai hapal cr mereka ngetik klo chat, klo Tyas doyan ngetik dgn huruf digabungin angka (d9r 9w3 klo N90mon9)..hehe…tryz si Troy doyan masuk room dgn permulaan yg kyk gini (Hehehe..) diakhiri dgn (*Troy mulai ngantuk)..truz si Dodol yg doyan room tp g umbar privacy (Oi, g boleh sebut real name di room)!!!, truz si Gillanxx doyan ngetik di room (Tuhan Kirimkanlah Aku…—dijawab serentak sm Dodol->"kambing", Troy->"Banci", Yea->"Bunga")….Hahahaha..banyak degh…
Lama-lama aQ juga udah sharing banyak sm us_girl, Dia udah manggil aQ kakak n kdg jg nenek buyut. Troy tuch, di panggil Buyut sm Us…n Us dipanggil Ci2t sm Troy…akhirnya aQ skrg rutin juga nengokin mereka semua tiap malam. Kadang cm liatin doang, sapa dikit, ato kdg cuekin aja klo aQ lg sambil kerja tugas. Nanti nyahut klo di absen ato dipanggil di room…hehehe…Karena udah akrab sm anak2 room kocar-kacir (mereka sebut bgt), akhirx aQ kadang2 malas banget yg namanya kenalan dgn org br di PVC, klo udah gt aQ suruh si new comer yg di PVC aQ untuk join aj di room..heheh…
Tp sp bilang di server itu isinya org baik smw?? Ada yg rese jg, tuch  si Tora,misalx (msh ad yg lain sich, tp lupa)—-nyerang banyak tmn2 aQ, ngomporin malah…ato ada jg yg pura2 jd cew—pdhl cow dan sebalikx…trus buat keributan. Kacau degh room, soalnya smw yg merasa cow langsung serbu PVCnya tersangka yg bkn onar…jadi kadang2 klo udah bgt, yg di room cm tggal aQ sm Yea n Us_girl (cewek2 jg kandang room)..hehehe..
Lama-lama Qta jg udah saling ngirim testi ke FS msg2. Kayakx Qudah sayang jg sm mereka smw. Apalagi kyk td malam…Tyas curhat banyak di room, smw anak2 walopun ttp aj ada becandax tp smw serius koq ngedengerin Tyas curhat, smw jg ngasih masukan…sempat ad jg new comer Regi yg curhat, sama Dems (g tahu sp) tp serius menyimak curhat2an yg masuk….Whatever, tp yg psti di MIRC tsb, aQ jd bs kenal banyak org2 baek, yg masalahx jg mcm2, dengan watak yg aneh bin ajaib pula. Bahkan aQ jd bs belajar banyak sm mereka, meskipun emang kedengarannya bego bagi sebagian orang, tp aQ bnr2 seneng bs join sm tmn2 baruQ. Mungkin jg Qta g pernah akan tahu, sampe kpn aQ n anak2 bs awet, mengingat Qta ngerumpinya cm tiap malam di internet pula, tp yg pasti…aQ g bakal lupa sm smw anak2 chat malam di server Gamesurge kota Jakarta.God Bless U..

Nyatax Cinta

Uncategorized No Comments »

aku tak juga eranjak dari depan layar laptopku…sejenak aku berfikir…..aku telah memperoleh segalanya, sebuah keluarga utuh yang sangat menyeyangiku, Dukungan positif untuk kemampuanku dan kemauanku…Seandainya aku mau membuka mata sedikit saja, aku akan tersadar bahwa tidak banyak remaja seberuntung aku, bsa dibilang dalam keluargaku-pun, aku tidak harus merasa tercekik leher karena kemampuan materi, meski kami jug asempat merasakkanya tapi, itu tidak berlangsung lama, beberapa saat kemudian perekonomian kelurga kembali membaik, ini berkat Ayahku yang tercinta sangat bertanggung jawab pada keluarga, begitu juga karena Ibu tercinta yang tidak pernah mengeluh merawat kami…Aku sungguh beruntung…
Pendidikan yang kutempuh pun sangat luar biasa, disekolahkan di sekolah terbaik di Makassar sampai Kuliah di Sekolah Tinggi sesuai minatku…komputer…
Fasilitas-pun diberikan orang tuaku terkasih, handphone, laptop mungil, buku-buku pelajaran&hiburan, ssperangkat PC, tas, baju-baju cantik, sepatu-sepatu yang indah, dan sebagainya….sungguh sebuah bingkisan terindah dari Allah SWT. Aku pun tak mengharapkan bisa hidup lebih mewah dibanding yang aku rasakan sekarang ini, sebab ini-pun cukup adanya…
I’m so Lucky….Lalu bagaimana dengan teman-teman lain yang nggak seberuntung aku, yang kurang mendapat dukungan moriil dan materi dari orang tuanya???? (Aku  berdoa yang terbaik untuk mereka)…lalu bagaiman juga dengan mereka yang tumbuh ‘maaf’….cacat…. Subhanllah, rahmatMu ya Allah kepadaku…
Semua itu hanya segelintir cobaan yang diberikan kepada Tuhan, dan aku…tidak lagi butuh apa-apa, kecuali semua bisa bahagia sepertiku…atau…lebih dariku…
Dan aku hanya ingin membahagiakan orang-orang yang aku cintai, izinkan aku berada di sampingnya…

Be…..seLF

Uncategorized No Comments »

Hujan tidak juga reda mengguyur kota Makassar, jalan-jalan tetap ramai oleh hiruk pikuk kenadaraan. Penjaja koran tetap setia dan sabar menanati orang-orang yang lapar berita, polisi di pos-pos jaga sesekali nampak menguap. Hujan membuat semua orang menjadi pemimpi tempat tidur yang empuk dan sebuah selimut tebal yang hangat, hujan juga membuat sebagian mahkluk menjadi merasa kelaparan terus-menerus….Ada juga yang terkapar karena penyakit di musim hujan…Dan setiap hari selalu seperti ini… Lebaran haji dan Natal baru saja beranjak, dan semua lengang……..
Sesekali kutapik khayalan-khayalan yang tak karuan tentang teman-temanku yang lama tidak kutemui minggu ini…aku terdiam…mengetik…apa gerangan yang kucemaskan…aku mengernyitkan dahi, dan mulai berfikir aneh sambil tetap mencari kata-kata yang pas untuk menunjukkan bagaimana perasaanku saat ini. Yah, aku tengah galau. Baru saja ku buka beberapa FS milik orang yang tidak ku kenal dan FS teman yang aku kenal. Kubaca satu-persatu Profile Friendtser (PFS) yang beraneka kata itu…semuanya berbeda…Menimbang-nimbang aku mulai berfikir banyak sekali orang yang mengambarkan PFS dengan berbagai penampakan, ada yang ingin terlihat gaul, terlihat keren, terlihat sangar, terlihat pemberontak, terlihat kapitalis, dan sebagainya. Semuanya mengambarkan karakter si empunya (pengennya sich begitu) tp tidak banyak juga yang hanya mencap diri mereka seperti itu, padahal aslinya tidak demikian…
Tidak hanya di PFS kita menemukan hal2 seperti itu, sebab akupun bisa menemukan semua bentuk pemalsuan dimana saja ketika aku melangkah. Aku bisa melihat raut wajah munafik yang profesional di depan pintu toko-toko di Mall, di wajah para pegawai yang bertandang kerumah ku untuk menemui Ayahku untuk mencari muka, akupun bisa melihat kemunafikkan saat adekku hendak mengerjaiku.
Semuanya memperlihatkan berbagai ke misterius an yang sedikit terkuak.
Ada rasa penat dan jenuh melanda perasaanku. Aku mengginggil ketakutan pada semua yang nampak dihadapanku. Aku terkesima dengan cermin yang ada didepanku. Aku terhenyak, bagaimana dengan diriku sendiri…………………Aku tertunduk, akupun tak pernah bisa menjadi diri sendiri. Kemana rasa kesedihan harus aku tuangkan di antara sahabat-sahabatku…kemana pula aku hendak melampiaskan rasa amarahku….aku tak pernah berani….
Akupun ingin dosaku diketahui agar aku tidak harus menjadi orang yang munafik atau pengecut…
Seperti ingin aku menceritakan siapa aku sebenarnya, aku mencari orang yang apa adanya sebab hanya di orang itu aku akan menjadi apa adanya…
Aku berharap besok, ketika aku membuka mata, aku tak lagi menemui beragam rupa kebohongan….kenyang aku dibohongi….

Warung depan kampusQ bcr ttg seni / krg kerjaan

Uncategorized 1 Comment »
Waktu menunjukkan sekitar pukul 14.20
wita, aku duduk di sebuah warung depan kampus sambil memandangi
kendaraan dan orang-orang yang lalu lalang. Tidak kuperdulikan tatapan
mata yang sebagian dari mereka merasa risih dipandzangi lekat-lekat
olehku. Aku hanya menunggu sebuah mobil dinas dan seorang sopir dinas
menjemputku untuk pulang di rumah….aku lapar dan lagi malas jajan di
kampus, apalagi cuaca hujan makanya, aku jadi tambah malas pulang
sendiri naik angkot. Minimal, saya harus memanfaatkan sedikit
keuntungan dari fasilitas yang diberikan pemerintah ke bokap gue yang
kerja keras untuk kehidupan keluarga.
Lama….lama…lama….banget
aku nunggu, sampe akhirnya aku mulai jenuh dan memandangi deretan meja
panjang di warung bakso, tepatnya sebuah rumah kecil yang ‘berandanya
dipinjam’ sama tukang bakso namanya, ‘Smile’, baksonya memang enak jadi
wajar aja anak-anak kampus dengan jajanan kampus memang cuma
’segitu-gitu aja’! Dari deretan meja panjang yang tengah aku amati, aku
melihat salah satu pemilik rumah dan warung tengah asyik mencat
beberapa gabus-gabus bekas dengan aneka warna-warna indah, lalu dia
juga sibuk memotong-motong dan membentuk gabus-gabus, kertas-kertas,
dan beberapa tali….
Agak sedikit bingung memang aku mengamatinya.
Tersadar gabus-gabus tersebut rupanya berbetntuk kupu-kupu dan
bunga-bunga dengan corak warna yang tabrak-tabrak serta potongan
pinggirannya yang kasar dan agak semrawut. Lalu aku mengamati di atas
kepalaku, rupanya ada banyak gabus-gabus beraneka bentuk digantung di
koseng-koseng warung, lalu di beberapa sudut tembok warung juga ada
beberapa botol bekas sirop yanng diisi air dan dihiasi berbagai
ornamen, serta dicelupkan beberapa sedotan aqua sampai tinggi menjulang
dan di atasnya ditusukkan sebuah bunga dari gabus…
Hhhmmm…aku
tersenyum…tidak hanya itu, dipagar-pagar rumahnya terbentang beberapa
alas piring untuk meja makan yang digantung sejajar dari ujung pagar ke
ujung berikutnya…Secara sederhana, semua hiasan-hiasan hasil
kerajinan tangan itu memberikan sentuhan yang ‘unik’ dan tidak biasa.
atau dilihat emang sepertinya kurang kerjaan…dan itu bisa saya tahu
dari banyaknya mahasiswa yang sering makan disitu hanya tersenyum
‘merendahkan’ atau hanya tersenyum kecil melihat semua hiasan itu.
Apalagi ’si pembuat’ juga agak cerewet dan rewel bila ‘hasil kerajinan’
tangannya lecet sedikit saja. Padahal warung itu ukurannya sempit dan
kecil, mahasiswa dan mahasiswi sering berdesak-desakkan, apalagi bila
ditambah dengan warga sekitar yang ‘lapar’nya sama dengan mahasiswa.
Kebayang dounk, bagaimana hiasan-hiasan itu secara nggak senhaja telah
dibantai!
Tapi, saya bukan mau omongin bagaimana hiasan itu
‘bertahan’, tapi lebih bagaimana orang bisa mengapresiasikan ’sesuatu’
dari dalam pikirannya. Semua hiasan yang ada di warung itu sepertinya
memang ‘turun harga’ kalo dilirik dari art-nya
tapi, dari sisi positifnya, kita bisa lihat banyak barang bekas yang
bisa didaur ulang dan kalo di’asah’ sedikit saja jiwa kreatifnya, si
pembuat hiasan yang ada didepan kampus saya ini, bisa menghasilkan
sesuatu yang lebih berdaya guna. Banyak orang yang kreatif tapi nggak
berusaha untuk mengapresiasikan nalarnya, banyak juga yang pintar tapi
malas berusaha mewujudkannya alias hanya tergantung mood!
Memang…tampaknya
biasa aja…tapi berlajarlah melihat semua yang ada disekitar kita
dengan lebih bijak…maka semua yang positif akan menghampiri kita…

Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in